BOR di Atas 80 Persen, Yana Sebut Fasilitas Kesehatan di Bandung Bisa Kolaps
Meniru dia, di Kota Bandung saat ini angkanya sudah lebih dari 100 kasus per harinya. Sebelumnya 30-an kasus, dengan angka BOR fluktuatif di angka 60 persen.
Menurut Yana, angka tersebut baru pasca-Lebaran. Sedangkan setelahnya ada libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila yang bisa dimanfaatkan libur panjang bersamaan dengan cuti pada sebelum atau sesudahnya.
"Kemarin konsentrasi mencegah libur panjang seminggu sebelum Lebaran. Padahal di tanggal berikutnya ada lagi hari libur yang jatuhnya hari kejepit. Mungkin ada saja orang yang mengambil cuti dan memanfaatkannya jadi libur panjang," katanya.
Yana mengatakan, kunci dalam mengantisipasi penambahan kasus lebih banyak yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kewilayahan dari RT dan RW. Mereka lebih hafal terhadap warganya yang diduga mudik sehingga harus dilakukan test atau melakukan isolasi mandiri.
"Kuncinya itu, kita minta kewilayahan, termasuk TNI-Polri. Kuncinya di sana saja (RT RW), karena lebih paham. Soal infrastruktur, faskesnya, tempat isolasi mandiri untuk yang tidak bergejala kita sudah siapkan. Orang yang bergejala kita minta rumah sakit menambah tempat tidur juga. Mudah-mudahan tidak terpakai," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi