Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan hingga Cidolo
Advertisement . Scroll to see content

Bocah 7 Tahun di Sukabumi Hilang Seharian usai Pamit Bermain, Ditemukan Sudah Tewas

Selasa, 19 Maret 2024 - 06:20:00 WIB
Bocah 7 Tahun di Sukabumi Hilang Seharian usai Pamit Bermain, Ditemukan Sudah Tewas
Nenek korban Mimin saat menunjukkan foto cucunya yang ditemukan sudah meninggal dunia di Sukabumi. (Foto: iNews/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Bocah laki-laki berusia 7 tahun ditemukan tewas di kebun milik warga usai hilang seharian pada Minggu (17/3/2024) pukul 05.30 WIB. Korban awalnya pamit kepada sang nenek untuk bermain dengan teman pada Sabtu (16/3/2024) pukul 10.00 WIB.

Selama seharian sejak hilang, para warga Kampung Cijarian Kaler RT 26/RW 08, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi sempat mencari bocah malang berinisal MA tersebut. Dia dicari warga semalaman hingga sahur dan menjelang waktu salat Subuh.

Nenek korban Mimin (70) mengatakan, sang cucu biasanya pergi berpamitan untuk bermain bersama teman-temannya dan pulang pada dzuhur. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung pulang ke rumah. Padahal di bulan Ramadan, cucunya berbuka puasa setiap Dzuhur.

“Biasanya, cucu saya itu suka buka puasa sampai waktu Dzuhur. Nah, itu dia gak pulang ke rumah. Saya cari sampai sore juga tidak ada. Iya, kan biasanya Magrib itu waktu buka puasa sudah ada di rumah. Ini gak ada. Makanya, saya cari-cari takut buka puasanya di rumah temannya,” ujar Mimin, Senin (18/3/2024).

Mimin sempat mengira cucunya dibawa ayahnya. Sebab orang tua korban telah cerai sejak MA berusia 2 tahun. Sejak perceraian itu, korban MA tinggal dan diurusnya, sedangkan ayahnya bekerja di Garut, ibunya di Depok sebagai asisten rumah tangga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut