Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerugian Pertamina Akibat Insiden Kilang Balongan, Ahok: Masih Kita Hitung
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Sebut Kilang Balongan Terbakar Bukan Karena Petir, Ridwan Kamil Minta Pertamina Transparan

Rabu, 31 Maret 2021 - 18:18:00 WIB
BMKG Sebut Kilang Balongan Terbakar Bukan Karena Petir, Ridwan Kamil Minta Pertamina Transparan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta PT Pertamina transparan terkait penyebab ledakan dan kebakaran di empat tangki bahan bakar minyak (BBM) di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Permintaan itu disampaikan Ridwan Kamil setelah BMKG Stasiun Geofisika Bandung menyatakan peristiwa itu bukan dipicu oleh petir.

"Saya meminta pertanggungjawaban dari Pertamina untuk membuka penyebab kebakaran setelah BMKG menyatakan tidak ada sambaran petir," kata Ridwan Kamil di Medan, Sumatera Utara, Selasa (31/3/2021). 

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kami mengemukakan, Pertamina harus jujur, apakah kebakaran tersebut disebabkan kecerobohan teknis atau penyebab lain. Masyarakat harus mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. "Apalagi kejadian ini kan korporasi. Jadi bukan wilayah pemda namun perusahaan," ujar Kang Emil.

Saat ini, tutur Gubernur Jabar, api yang membakar empat tempat penimbunan minyak di kilang Balongan sudah reda. Api yang membakar tiga tangki BBM telah dapat dipadamkan.

Kang Emil berharap kejadian serupa dapat dijadikan pembelajaran agar tidak terjadi lagi. "Terkait warga yang mengungsi akibat kebakaran di Kilang Balongan, dipastikan akan bisa kembali lagi ke rumah mereka dalam waktu dekat. Ini kan bukan bencana berkepanjangan. Mungkin besok atau lusa mereka sudah kembali," tutur Kang Emil.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut