Bio Farma Gandeng Perusahaan Dunia Kembangkan Alat Pendeteksi Kesehatan Digital
Direktur Transformasi dan Digital Bio Farma Soleh Ayubi mengatakan, Bio Farma memiliki visi membantu individu memulai sejak dini untuk mengatasi penyakit sampai ke sumber, sebelum berkembang ke tahapan lebih kronis.
“Inilah sebabnya mengapa kami telah mendorong dan memberikan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi secara teratur selama beberapa dekade terakhir. Melalui inisiatif Preventive Care Medwell, kami sekarang memanfaatkan teknologi kelas dunia dan keahlian dalam data-science untuk memajukan perawatan, pencegahan yang dipersonalisasi dalam skala besar,” kata Soleh Ayubi.
Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menambahkan, Bio Farma sebagai Induk Holding BUMN Farmasi akan terus bertransformasi menuju digitalisasi, termasuk layanan kesehatan salah satunya melalui telemedis yang akan segera dinikmati oleh masyarakat. Holding BUMN Farmasi juga senantiasa akan mendukung pemerintah Indonesia, untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.
“Untuk mewujudkan layanan kesehatan yang terdigitalisasi, diperlukan kerjasama lintas sektoral, seperti dengan pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya, seperti Google Cloud, diharapkan kerjasama ini dapat membuat inovasi di bidang layanan kesehatan digital,” ujar Honesti.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, mengatakan Pergeseran sistemik dari perawatan tradisional yang terfokus pada Rumah Sakit, ke perawatan pencegahan yang fokus pada pasien, merupakan tantangan besar, tetapi merupakan hal yang tepat untuk dilakukan. Ini juga membutuhkan komitmen dan upaya yang cukup besar dari banyak pemangku kepentingan, dan bukan hanya pemerintah,