Bikin Sedih! Isi Surat Wasiat Ibu di Banjaran Bandung sebelum Tewas Bersama 2 Anaknya
Isi Surat Wasiat EN
Surat tersebut ditulis dalam bahasa Sunda. Dalam isinya, EN menggambarkan rasa putus asa menghadapi beban hidup. Dia mengaku malu karena kerap merepotkan keluarga serta tak sanggup lagi hidup dengan suami yang disebutnya penuh kebohongan dan utang.
“Saya sudah lelah lahir batin, saya sudah tidak kuat menjalani hidup seperti ini… saya lelah punya suami yang selalu bohong dan berutang. Saya sangat lelah,” tulis EN dalam suratnya dikutip Jumat (5/9/2025).
EN juga menyampaikan pesan khusus kepada kedua anaknya. Dia mengaku tindakannya dilakukan karena rasa sayang dan tak ingin melihat anak-anak hidup dalam penderitaan.
“Aa Alif, Dede Arlan, maafkan mamah. Jalannya harus seperti ini, karena mamah sangat sayang. Mamah lebih rela ke neraka daripada melihat Aa dan dede sengsara,” tulisnya.
Berikut penggalan isi surat wasiat yang ditulis tangan oleh EN dalam bahasa Sunda: