Biker asal Cimahi Nekat Tunaikan Haji Pakai Motor, Ini Cita-cita Mulianya
Dikarenakan saat ini sedang dalam kondisi pandemi Covid-19, Bambang harus menyesuaikan penerapan protokol kesehatan di setiap negara dengan melakukan karantina 14 hari. Alhasil, waktu yang dibutuhkan menjadi lebih lama dan praktis berdampak kepada biaya hidup yang membengkak.
"Prediksi saya sekitar lima bulan bisa sampai ke Tanah Suci. Semoga saja tetap diberi kesehatan, karena misi saya selain ibadah adalah untuk mengenalkan destinasi wisata di Cimahi, Bandung, dan umumnya Indonesia," ujar anak keempat dari lima bersaudara ini.
Bambang yang memiliki hobi touring ini berencana akan berangkat memulai perjalanannya pada Kamis (24/12/2020) siang, pukul 14.00 WIB. Selama diperjalanan dirinya akan ditemani oleh kuda besi rakitan Kawasaki-Bajaj Pulsar 200NS.
Karena akan melawat ke Mesir dan Irak diperkirakan butuh waktu tujuh bulan untuk kembali lagi ke Indonesia. "Total sekitar 14 bulan perjalanan. Kalau semua berjalan lancar kembali tiba di Tanah Air pada Februari 2022," tutur Bambang.
Disinggung soal bekal materi yang dibawa, dia mengaku sudah mengumpulkannya jauh-jauh hari termasuk dari gaji dan uang pensiunnya sekitar Rp200 juta.
Bambang bercita-cita ketika kembali lagi ke Kota Cimahi ingin membangun pesantren yatim piatu dengan asrama dan klinik kesehatan untuk membantu anak-anak kurang mampu.
"Selama ini bersama komunitas motor saya seringkali datang ke panti asuhan dan menemukan banyak anak yang butuh pertolongan. Dari situ saya tergerak untuk bisa membantu mereka dengan mendirikan yayasan bagi anak-anak yatim piatu," pungkas Bambang yang juga menjabat sebagai Sekjen Rescue Squad Komunitas Motor Cimahi ini.
Editor: Agus Warsudi