Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter RSUD Kota Sukabumi Jelaskan Kondisi Balita Meninggal dengan Tubuh Dipenuhi Cacing
Advertisement . Scroll to see content

Biaya Pengobatan Balita di Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing Terkendala Birokrasi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 22:28:00 WIB
Biaya Pengobatan Balita di Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing Terkendala Birokrasi
Ilustrasi, balita di Sukabumi yang meninggal dunia dipenuhi cacing setelah dirawat tanpa jaminan kesehatan karena terkendala birokrasi. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Perjuangan relawan Rumah Teduh Sukabumi untuk menyelematkan nyawa Raya (3) balita yang meninggal dunia dengan tubuh dipenuhi cacing, sangat berat. Untuk mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan dari pemerintah saja birokrasinya berbelit-belit hingga dioper-oper dari dinas satu ke dinas lain. 

Dalam video yang diunggah Rumah Teduh Sukabumi, pada hari pertama relawan menjemput Raya dari rumahnya di Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (13/7/2025), diketahui keluarga Raya tidak mempunyai kartu Identitas sehingga otomatis tidak mempunyai jaminan kesehatan dari Kartu Indonesia Sehat (KIS). 

Relawan lalu menjaminkan diri kepada RSUD R Syamsudin SH dengan batas waktu selama tiga hari untuk mengurusnya, agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang dijaminkan oleh BPJS Kesehatan. Namun apabila tiga hari belum mendapatkan KIS, otomatis Raya menjadi pasien dengan pembayaran tunai. 

Pada hari pertama dirawat di Picu (Pediatric Intensive Care Unit), relawan  mulai mengurus administrasi Raya agar dapat mendapatkan KIS yang ditanggung oleh pemerintah. 

Bukannya mendapatkan bantuan, relawan malahan dioper-oper dari dinas satu ke dinas lain dengan birokrasi yang berbelit-belit dan berkejaran dengan batas waktu yang diberikan oleh pihak rumah sakit. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut