Beredar Pesan Ancaman Balas Dendam Geng Motor, Polres Indramayu: Itu Hoaks!
Masih dalam narasi pesan itu, disebutkan contoh kasus kejadian adanya mobil berplat E yang dihentikan di daerah Batang. Sopirnya mengalami berbagai luka tusuk sajam serta kerusakan mobil.
Postingan tersebut diketahui juga disertai video korban pembacokan oleh geng motor dengan kondisi penuh luka.
Berikut kutipan pesan berantai yang viral dan meresahkan warga Indramayu:
"INFO PENTING UNTUK PLAT E !!!!
Sehubungan atas kejadian kemarin di daerah sukra kab. indramayu telah terjadi tawuran geng motor, serta ada korban polisi yang di bacok. atas peristiwa itu polisi menangkap salah satu ketua geng motor bernama willy dari pamanukan. dengan tertangkapnya ketua geng motor maka seluruh anggota geng motor wilayah antara patok beusi sampai pamanukan melampiaskan dendamnya pada mobil mobil yang berplat E yang lewat dari dan akan ke jakarta. seperti kejadian tadi siang mobil berplat E di hentikan di daerah batang dan supirnya mengalami berbagai luka tusuk sajam serta kerusakan mobil. WASPADA BAGI SAUDARA SAUDARA YG INGIN PULANG KE INDRAMAYU. N lilis sri handayani," demikian isi pesan yang beredar di media sosial.
Terkait hal tersebut, Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu Ipda Tasim, memastikan bahwa kabar yang meresahkan warga Indramayu tersebut tidak benar.
‘’Untuk tersangka Willy warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, memang benar kami lakukan penahanan, karena tindak pidana membawa senjata tajam bersama temannya. Mereka melakukan kekerasan terhadap polisi yang sedang melaksanakan tugas di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu,’’ ujar Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu, Sabtu (20/5/2023).
Ipda Tasim menyatakan, terkait postingan di medsos dan grup Whatsapp, Polres Indramayu telah berkoordinasi dengan Polres Subang. Hasilnya, ancaman itu tidak benar alias hoaks.
"Berdasarkan keterangan Polres Subang, tidak ada kejadian pembacokan yang dilakukan oleh genk motor di wilayahnya terhadap pengendara kendaraan yang bernopol E. Begitu pula di wilayah hukum Polres Indramayu. Jadi kami pastikan itu hoaks,’’ tutur Ipda Tasim.
Editor: Agus Warsudi