Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Sejarah Perahu Kuno dari Abad ke-17 di Tirtamaya Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

Beredar Pesan Ancaman Balas Dendam Geng Motor, Polres Indramayu: Itu Hoaks!

Sabtu, 20 Mei 2023 - 16:15:00 WIB
Beredar Pesan Ancaman Balas Dendam Geng Motor, Polres Indramayu: Itu Hoaks!
Pesan singkat yang beredar di medsos dan grup WA. Polres Indramayu memastikan isi pesan singkat itu hoaks. (FOTO: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

Masih dalam narasi pesan itu, disebutkan contoh kasus kejadian adanya mobil berplat E yang dihentikan di daerah Batang. Sopirnya mengalami berbagai luka tusuk sajam serta kerusakan mobil.

Postingan tersebut diketahui juga disertai video korban pembacokan oleh geng motor dengan kondisi penuh luka.

Berikut kutipan pesan berantai yang viral dan meresahkan warga Indramayu:

"INFO PENTING UNTUK PLAT E !!!!
Sehubungan atas kejadian kemarin di daerah sukra kab. indramayu telah terjadi tawuran geng motor, serta ada korban polisi yang di bacok. atas peristiwa itu polisi menangkap salah satu ketua geng motor bernama willy dari pamanukan. dengan tertangkapnya ketua geng motor maka seluruh anggota geng motor wilayah antara patok beusi sampai pamanukan melampiaskan dendamnya pada mobil mobil yang berplat E yang lewat dari dan akan ke jakarta. seperti kejadian tadi siang mobil berplat E di hentikan di daerah batang dan supirnya mengalami berbagai luka tusuk sajam serta kerusakan mobil. WASPADA BAGI SAUDARA SAUDARA YG INGIN PULANG KE INDRAMAYU. N lilis sri handayani," demikian isi pesan yang beredar di media sosial.

Terkait hal tersebut, Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu Ipda Tasim, memastikan bahwa kabar yang meresahkan warga Indramayu tersebut tidak benar.

‘’Untuk tersangka Willy warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, memang benar kami lakukan penahanan, karena tindak pidana membawa senjata tajam bersama temannya. Mereka melakukan kekerasan terhadap polisi yang sedang melaksanakan tugas di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu,’’ ujar Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu, Sabtu (20/5/2023).

Ipda Tasim menyatakan, terkait postingan di medsos dan grup Whatsapp, Polres Indramayu telah berkoordinasi dengan Polres Subang. Hasilnya, ancaman itu tidak benar alias hoaks.

"Berdasarkan keterangan Polres Subang, tidak ada kejadian pembacokan yang dilakukan oleh genk motor di wilayahnya terhadap pengendara kendaraan yang bernopol E. Begitu pula di wilayah hukum Polres Indramayu. Jadi kami pastikan itu hoaks,’’ tutur Ipda Tasim.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut