Bencana Pergerakan Tanah di Sukabumi Meluas, 12 Rumah Terancam Roboh
"Hujan deras yang mengguyur menyebabkan jalan desa longsor dan satu rumah milik Nurohmah mengalami pergerakan tanah terancam longsor," ujar Sandra.
Lokasi kedua, tutur Sandra, bencana serupa terjadi di Kampung Cikadu RT 001/004 dan Kampung Talaga Hurang RT 02/04, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (2/11/2021) sekira pukul 17.30 WIB.
Hujan deras yang mengguyur Kampung Cikadu RT 001/004, menyebabkan perkebunan milik Jusak terancam longsor lalu jalan desa terputus sepanjang 500 meter dan lebar jalan 2 meter.
"Tujuh rumah teracam berat milik Nuryadin, Otang, Neneng, Rosid, Homid, Alan, Pupun dan di Kampung Talaga Hurang RT 02/04, sebanyak 2 rumah terancam milik Jahidin dan Rian Hidayat," tuturnya.
Sandra mengatakan, lokasi ketiga, bencana tanah bergerak terjadi di Kampung Cipanas RT 06/02, Desa Bojong, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (3/11/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.
"Hujan deras beberapa hari yang menyebabkan tanah bergerak dari sekitar wilayah pembangunan proyek Geyser Cipanas, sebanyak 2 rumah warga milik Turgandi dan Rohim, mengalami keretakan pada dinding bangunannya dan terancam ambruk," ucap Sandra.
Editor: Agus Warsudi