Bencana Kekeringan Semakin Parah, Warga Bandung Manfaatkan Air Selokan
Jajat, warga Desa Baros mengatakan, sejak kemarau, warga terpaksa menggunakan air selokan dan sungai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. "Ya untuk sehari-hari mah pakai air selokan," kata Jajat.
Camat Arjasari Asep Hadian mengatakan, telah empat bulan bencana kekeringan melanda Arjasari. Pemerintah Kecamatan Arjasari telah berkoordinasi dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk mendapatkan bantuan air bersih untuk membantu warga yang terdampak.
Sementara itu, warga Desa Pulosari dan Warnasari, Kecamatan Pangalengan harus berjalan kaki sekitar 300 meter untuk mendapatkan satu ember air dari Situ Cileunca yang mulai mengering.
Iyam, warga Desa Warnasari mengatakan, kondisi seperti ini terjadi setiap musim kemarau tiba. "Kekeringan terjadi sejak musim kemarau. Akibat sumber air, lahan pertanian, dan kolam ikan warga kering," kata Iyam.
Editor: Agus Warsudi