Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Beda Data dengan BNPB, Danrem: 8 Tewas akibat Longsor, 26 Masih Hilang

Selasa, 01 Januari 2019 - 16:09:00 WIB
Beda Data dengan BNPB, Danrem: 8 Tewas akibat Longsor, 26 Masih Hilang
Warga melihat reruntuhan longsor di kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1/2019). (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id – Jumlah korban yang masih tretimbun longsor di Kampung Gahoreng, Dusun Cimapag, Desa Sinarresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih simpang siur.

Danrem 061/Suryakencana Kolonel (Inf) M Hasan menyebutkan, tim SAR gabungan hingga kini masih mencari 26 warga yang diduga masih tertimbun tanah saat bencana tanah longsor menerjang kampung tersebut.

"Hingga hari ketiga pencarian korban tanah longsor di Desa Sinarresmi, Kecamatan Cisolok dari 101 warga yang terdampak bencana longsor 63 orang selamat, delapan meninggal dunia, tiga luka-luka dan sisanya masih belum ditemukan," kata Danrem di Sukabumi, Selasa (1/1/2019).

Data tersebut berbeda dengan yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwonugroho semula menyebutkan dari 107 orang yang tertimbun, 60 jiwa berhasil diselamatkan. Sembilan warga ditemukan meninggal, sedangkan 34 lainnya masih hilang.

Saat ini, tim SAR gabungan yang berasal dari berbagai lembaga mukai dari TNI, Polri, BPBD serta relawan masih melakukan proses pencarian di beberapa titik yang diduga terdapat korban tertimbun longsor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut