Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Bayi Calysta Sudah 13 Hari Koma, Penganiaya Diduga Kuat Ibu Kandung

Kamis, 22 Maret 2018 - 15:50:00 WIB
Bayi Calysta Sudah 13 Hari Koma, Penganiaya Diduga Kuat Ibu Kandung
Sinta menjaga bayinya Calysta yang sudah 13 hari koma. (Foto: iNews/ M Fachruddin)
Advertisement . Scroll to see content

Justru menurut mereka, sejak tinggal dua bulan di rumahnya, Sinta yang malah menunjukkan sikap kasar terhadap buah hatinya. Dia tak segan memukul dan memaharinya, tak hanya luka baru mereka juga menemukan sejumlah luka lama di bagian perut, lengan, punggung, termasuk luka sundutan rokok di bagian tangan Calysta.

Sementara itu, pantauan iNews, Sinta tampak terus menjaga sang buah hati yang menjalani perawatan di RSUD Karawang. Belum banyak perubahan atas kondisi bayi cantik tersebut. Bayi Calysta masih belum sadar sejak mengalami koma akibat luka benda tumpul di bagian kepala.

Di sisi lain, keterangan yang disampaikan kedua orang tua Sudarja sesuai dengan yang diungkap Polres Karawang. Bahkan ditengarai, ada dugaan ketidaksesuaian keterangan yang disampaikan Sinta, orang tua bayi Calysta.

“Kami masih menyelidikinya. Keterangan awal ibu bayi Calysta (Sinta) penganiayaan itu dilakukan pacarnya (Sudarja). Namun hasil pemeriksaan saksi-saksi, justru berbeda dan bertolak belakang dari keterangan yang disampaikan Sinta,” kata Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan, Kamis (22/3/2018).

Atas pengembangan kasus itu, mencuat nama Sinta yang diduga sebagai aktor utama penganiayaam anak kandungnya dan bepotensi ditetapkan tersangka. “Lihat saja perkembangannya. Kami masih mendalami dan memeriksa saksi untuk mengungkap kasus,” ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut