Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diangkat Jadi Waketum Partai Perindo, Ferry Kurnia Ajak Kolaborasi Menangkan Pemilu 2024
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu Jabar Nilai Indonesia Belum Siap Terapkan E-Voting pada Pemilu 2024, Ini Alasannya 

Sabtu, 26 Maret 2022 - 09:53:00 WIB
Bawaslu Jabar Nilai Indonesia Belum Siap Terapkan E-Voting pada Pemilu 2024, Ini Alasannya 
Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan. (Foto/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. E-voting membutuhkan sarana informasi teknologi mumpuni dan betul-betul siap. 

"Kalau merujuk pada aspek teknologi informasi, menuju e-voting itu perlu teknis yang betul-betul siap," kata Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan di sela kegiatan Pengelolaan Media Bawaslu dan Pengenalan Media Massa di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung pada Jumat (25/3/2021).

Selain sarana teknologi informasi, ujar Abdullah, faktor lain, seperti metode bekerja, perlindungan data, hingga payung hukum, juga harus disiapkan. Berkaca pada situasi di Indonesia saat, Bawaslu Jabar menilai e-voting belum bisa diterapkan pada Pemilu 2024.

"Dalam pandangan kami, kalau e-voting, Indonesia belum pada level itu ya karena harus ada faktor kesiapan teknologi informasi, termasuk regulasi. Kemudian, ketika kami mapping belum pada e-voting," ujar Abdullah.

Saat ini, tutur Abdullah, Indonesia baru siap melaksanakan e-rekap atau penghitungan suara pascapemilihan, meskipun pada Pemilu 2019 lalu marak persoalan yang terjadi saat pelaksanaan e-rekap, seperti blank spot di sejumlah titik. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut