Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh, Paus Raksasa 15 Meter Terdampar di Pantai Bungko Cirebon
Advertisement . Scroll to see content

Bau Busuk Menyengat, Bangkai Paus Raksasa Akhirnya Dikubur di Pantai Bungko Cirebon

Rabu, 14 April 2021 - 08:44:00 WIB
Bau Busuk Menyengat, Bangkai Paus Raksasa Akhirnya Dikubur di Pantai Bungko Cirebon
Paus sperma raksasa berukuran panjang 17 meter dan lingkar badan 9 meter diseret ke tepi pantai Bungko untuk dikubur. Warga menyaksikan proses evakuasi meski bau busuk menyengat dari bangkai paus. (Foto: iNews/Toiskandar)
Advertisement . Scroll to see content

Diberitakan sebelumnya, warga dan nelayan di Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (10/4/2021) siang dihebohkan dengan terdamparnya bangkai paus raksasa di pantai Bungko. Paus raksasa itu menjadi perhatian warga.

Mereka berbondong-bondang datang ke tepi pantai untuk melihat lebih dekat karena penasaran dengan ikan raksasa berukuran panjang sekitar 10-15 meter itu.

Paus raksasa dengan kulit abu-abu kehitaman itu mati dan terdampar di pantai Bungko, sekitar 3 kilometer (km) dari muara Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan.

Tampak kondisi paus raksasa tersebut memprihatinkan. Bagian kulit paus banyak yang terkelupas. Diduga paus tersebut telah beberapa hari mati lalu terdampak di pantai.

Namun bangkai paus tersebut belum mengeluarkan bau busuk. Warga dan nelayan mengabadikan momen itu dengan berswafoto menggunakan kamera ponsel. Bahkan tak sedikit pula warga yang menaiki bangkai paus tersebut.

Somad, nelayan Desa Bungko mengatakan, paus ini ditemukan nelayan pada Sabtu pagi. Sebelumnya sempat dikira tumpukan sampah. Namun saat didekati ternyata bangkai paus raksasa. "Kami tidak bisa berbuat apa-apa dengan bangkai paus ini. Ukurannya terlalu besar," kata Somad.

Para nelayan, ujar Somad, telah melaporkan temuan paus tersebut ke kepolisian, namun belum ada tindakan apapun. "Hingga Sabtu sore bangkai paus masih dibiarkan terdampar di pantai Bungko," ujarnya. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut