Bansos Tahap III dari Pemprov Jabar Tersalurkan 100 Persen dan Tanpa Komplain
Sri Endang menuturkan, sama seperti penyaluran bansos tahap I dan II, Pemprov Jabar pun berkoordinasi dengan dengan sejumlah pihak, seperti Ombudsman, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Saber Pungli, agar tidak ada penerima bansos ganda.
Pendistribusian bansos tahap III, tutur Sri, juga disertai pelaporan ketat sesuai data. Selain itu, petugas harus menyerahkan paket secara langsung ke penerima sesuai dengan kartu identitas. Jika data nama dan alamat tidak sesuai, kata Sri Endang, maka paket bansos dikembalikan untuk diverifikasi ulang.
Sri Endang juga memastikan bahwa dinamika penyaluran bansos tahap III terbilang lebih kondusif dan baik, termasuk dalam penyaluran maupun produksinya. "Komplain dari masyarakat 0 persen," tutur Sri.
Sementara itu, Direktur Utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar yang ditunjuk sebagai pengelola bansos tahap III mengatakan, produksi bansos tahap III menyerap banyak tenaga kerja dan memberdayakan para pelaku UMKM.
Dia mencontohkan, dalam proses pengemasan paket bansos, pihaknya menyerap sekitar 1.400 tenaga kerja harian di sekitar lokasi gudang milik PT Agro Jabar.
PT Agro Jabar sendiri menggunakan tujuh gudang dalam mengelola paket bansos Jabar tahap III yang berada di Bandung, Cirebon, Karawang, Garut, Tasikmalaya, Bogor, dan Cianjur.