Banjir Rendam 1.620 Hektare Sawah, Produksi Padi di Majalengka Terganggu
MAJALENGKA, iNews.id- Sekitar 1.620 hektare persawahan di Majalengka terdampak banjir beberapa waktu lalu. Akibatnya produksi padi Majalengka dipastikan terganggu di tahun ini.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Majalengka, Iman Firmansyah, mengatakan, masih terus mendata luasan sawah yang terendam banjir secara riil. Sehingga dengan data riil bisa dilakukan langkah penanganan lanjutan.
"Data sementara, ada 1620 hektare lahan sawah yang terkena banjir. Kami masih mendata untuk dapat angka riilnya. Dampaknya, ada yang gagal panen dan ada juga gagal tanam. Karena ada sebagian sawah yang baru masuk musim tanam," kata Iman, Kamis (18/2/2021).
Untuk sawah dengan kategori gagal panen, kata dia, dampak yang ditimbulkan minimalnya penurunan kualitas padi. Hal itu seiring dengan terendamnya biji padi saat banjir lalu.
"Bisa saja nanti berasnya itu hitam dengan rasa yang berbeda. Kami masih melakukan pendataan sejauh mana tingkat kegagalan itu," ujarnya.