Banjir Majalengka-Sumedang Mulai Surut, Sempat Rendam Gate Kertajati Tol Cipali
Data dari Pusdalops BPBD Jabar menyebutkan, banjir Sumedang terjadi pada pukul 16.30 WIB. Banjir meliputi Kecamatan Ujungjaya dengan wilayah desa terendam yakni Desa Cipelang, Dusun Leuwiawi dan Desa Ujungjaya. Akibatnya, sebanyak 220 unit rumah di Cipelang terendam dengan korban terdampak sekitar 700 jiwa.
Sementara di Majalengka banjir terjadi pada hari yang sama pukul 7.30 WIB. Banjir merendam wilayah Kecamatan Kertajati tepatnya di Desa Palasah, Kertawinangun dan Pakubeureum.
Keterangan BPBD Jabar soal banjir di Majalengka dan Sumedang. Klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi dengan durasi lama sekitar 4 empat jam serta kiriman air deras dari daerah Conggeang Kabupaten Sumedang menjadi penyebab banjir.
Akibatnya, sekitar 1.300 unit rumah terdampak dengan ketinggian air banjir antara 20 80 sentimeter.
"BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Majalengka, TNI, Polri, Pol PP, Damkar, pihak kecamatan, desa dan relawan BPBD Majalengka untuk terus melakukan validasi data korban," ucap Hadi Rahmat, Senin (12/2/2024).
Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati saat turunnya hujan dengan durasi yang panjang.
"BPBD mengimbau agar berhati hati saat turun hujan dengan durasi yang lama," ucapnya.
Editor: Donald Karouw