Bandung-Melbourne Jalin Memorandum Saling Pengertian, Sepakati Kerja Sama 5 Hal Ini
Acara penandatanganan tersebut diikuti pertemuan antara kedua pihak antara lain membahas Melbourne dan Bandung memiliki sejumlah kemiripan yang terefleksikan dalam MSP. Kedua kota menekankan pada arti penting sektor pendidikan, perkembangan inovasi dan perusahaan perintis, keberadaan masyarakat yang multikultur dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan kota.
Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat MSP yang baru ditandatangani harus dapat memperkuat kerja sama yang telah ada selama ini. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Melbourne juga menyampaikan kesan yang baik dalam kunjungan ke Bandung pada tahun 2019. Termasuk saat menyaksikan control centre dengan state of the art yang dimiliki Kota Bandung.
Sebelum MSP tersebut ditandatangani, kedua kota telah memiliki kerja sama yang aktif, antara lain melalui: Bandung-Melbourne Innovation Event Social Impact tahun 2022; Keikutsertaan Pemerintah Daerah Kota Bandung dalam kegiatan Victoria Cleantech Expo 2021; Kolaborasi Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Pemerintah Negara Bagian Victoria dan Pemerintah Kota Melbourne dalam penyelenggaraan kegiatan Pelatihan E-Commerce and Cybersecurity for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) yang diikuti 25 Pelaku UKM dan UMKM di Kota Bandung tahun 2020.
Kemudian Webinar on Respective Responses to the Covid-19 Situation in West Java and Melbourne tahun 2020; Penandatanganan Letter of Intent (LoI) City to City Cooperation tahun 2019; dan pengiriman pemenang Bandung-Melbourne Datathon 2019 ke Melbourne untuk mengikuti inkubasi tahun 2019.
Ke depan, beberapa potensi kerja sama yang dapat dilakukan sebagai implementasi MSP antara lain tukar pengalaman dalam penyelenggaraan operasional harían kota, pitch competition, pertukaran pengetahuan, kerja sama seni budaya, pertukaran pelajar, serta promosi perdagangan dan investasi dua arah.
Sebelum penandatanganan tersebut, KJRI Melbourne juga telah memfasilitasi pertemuan antara Delegasi Pemerintah Kota Bandung dengan Indonesian Culinary Association of Victoria (ICAV), asosiasi pebisnis dan pegiat gastornomi Indonesia di Victoria.
Dalam pertemuan, kedua belah pihak membahas kolaborasi yang dapat dilakukan ke depan, seperti: partisipasi Pemerintah Kota Bandung dalam kegiatan promosi gastronomi di Victoria, penjajakan peluang bisnis seperti ekspor rempah dan barang kerajinan asal Bandung serta ekspansi restoran asal Bandung.
Editor: Donald Karouw