Atasi Dampak Bencana di Musim Hujan, Pemprov Jabar Anggarkan BTT Rp500 Miliar
Kewaspadaan terhadap bencana alam, kata Ineu, harus disiapkan mengingat bencana alam akibat musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor telah terjadi di sejumlah wilayah di Jabar.
"Saat ini, intensitas hujan hampir setiap hari seperti di wilayah Bandung. Sehingga, bagi warga atau masyarakat yang tinggal di daerah rawan harus berhati-hati dan waspada agar terhindar dari marabahaya bencana alam," ucapnya.
Imbauan serupa disampaikan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum. Uu pun meminta masyarakat waspada dan siaga bencana alam dalam menghadapi musim hujan. Intensitas hujan yang tinggi yang belakangan terjadi di Jabar menyebabkan sejumlah daerah di Jabar rawan bencana hidrometeorologi.
"Saya berharap kepada masyarakat untuk waspada menjelang musim hujan sekarang. Memang musim hujan sekarang ini besar, kita juga bisa rasakan dan lama," kata Wagub Jabar.
Uu menyatakan, Pemprov Jabar pun sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, salah satunya mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk turut serta menjadi relawan kebencanaan.
"Terutama tentang Relawan Bencana Tagana ataupun relawan bencana dari ormas seperti di Muhammadiyah, di NU juga ada. Sehingga, di saat ada bencana terjadi, tidak hanya menunggu pemerintah," ujar Uu.
Editor: Agus Warsudi