Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Atap SD Ambruk, Wakil Wali Kota Bandung Bentuk Tim Evaluasi

Senin, 27 November 2017 - 12:39:00 WIB
Atap SD Ambruk, Wakil Wali Kota Bandung Bentuk Tim Evaluasi
Sejumlah siswa terluka akibat atap kelas yang ambruk pada Jumat, 24 November 2017. (Foto: iNews/Billy)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial prihatin atas peristiwa ambruknya atap bangunan kelas IV E di SD Perumnas, Cijerah 182, Kota Bandung pada Jumat, 24 November 2017 lalu.

"Innalillahi. Saya prihatin atas ambruknya atap di ruang kelas SD Cijerah. Sekarang saya mau ke sana," kata Oded saat ditemui di Museum Sribaduga, Jalan BKR, Kota Bandung, Sabtu (25/11/2017).

Dia menyebutkan, seharusnya kejadian itu tidak menimpa 30 siswa yang sedang belajar di dalam kelas. Menurut Oded, pengawasan terhadap bangunan sekolah sangat lemah sehingga peristiwa seperti ini tidak terpantau."Saya akan bentuk tim untuk segera melakukan evaluasi dimana kelaliannya. Ini sangat menyedihkan," ujar dia.

Seperti diketahui, sebanyak 30 siswa kelas IV E SD Perumnas Cijerah 182 Kota Bandung terpaksa dilarikan ke rumah sakit Avisena Kota Cimahi akibat tertimpa reruntuhan tembok dan atap plafon. Tembok dan plafon itu ambruk saat kegiatan belajar mengajar tengah berlangsung, sekitar pukul 10.20WIB, Jumat, 24 November 2017 lalu.

Akibatnya seorang siswa bernama Nazwa mengalami luka di bagian kepala sehingga mendapat tiga jahitan akibat tertimpa reruntuhan. Sedangkan, dua orang murid Siti Yuliana dan Laila Afifah mendapat luka memar di bagian kepala dan satu orang murid lainnya Siti Diva mendapat luka lecet di bagian kaki.

Kepala Sekolah SD Perumnas Cijerah 182 Kota Bandung, Sutimah mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi akibat robohnya tembok atap penyangga genting yang menimpa plafon hingga jebol dan ambruk sehingga menimpa sebagian murid kelas IV E.

"Saat itu anak-anak sedang belajar di dalam kelas dan ada guru kelasnya. Tiba-tiba ada suara 'bruk' langsung anak-anak berteriak karena ketakutan dan berlarian keluar kelas," tuturnya.

Editor: Muhammad Saiful Hadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut