Asal Usul Nasi Jamblang, Ada Kisah Pilu Pekerja Pribumi Kelaparan Ditindas Kolonial Belanda
Abdul Latief, pengusaha pribumi asal Jamblang, merasa kasihan melihat para pekerja pribumi itu kelapasan. Dia lantas meminta istrinya Tan Piauw Lun atau akrab disapa Nyonya Pulung menyediakan makanan untuk para pekerja itu.
Nasi tersebut dibungkus daun jati dan disajikan kepada pekerja pembangunan pabrik. Awalnya, nasi yang diberikan Nyonya Pulung gratis. Namun para pekerja merasa tidak enak, sehingga mereka memberikan uang pengganti kepada Ny Pulung. Sejak saat itu rumah makan nasi jamblang pertama yang dikelola Nyonya Pulung.
Saat ini warung nasi Jamblang Nyonya Pulung berganti nama menjadi Nasi Jamblang Tulen. Bisnis kuliner turun temurun itu masih berdiri dikelola keturunan Nyonya Pulung dari generasi ke generasi.
Selain cerita di atas, asal usul nasi jamblang juga dikaitkan dengan proyek ambisius pembangunan jalan Anyer-Panarukan dari ujung timur pulang jawa hingga barat. Proyek ambisius ini dilaksanakan atas perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda Jenderal Daendels.
Saat pembangunan jalan Anyer-Panarukan, banyak pekerja pribumi tewas akibat kelaparan. Penjajah Belanda tidak memberi mereka makan. Bahkan upah pun tidak.