Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalur Arteri Cileunyi-Nagreg Padat 17 Km, Jasa Marga Buka Akses Tol Gedebage
Advertisement . Scroll to see content

Arus Kendaraan Tersendat di Cipacing-Nagreg, Tol Cileunyi Padat Merayap 2 Km

Selasa, 03 Mei 2022 - 11:31:00 WIB
Arus Kendaraan Tersendat di Cipacing-Nagreg, Tol Cileunyi Padat Merayap 2 Km
Jalur arteri Cileunyi hingga Nagreg padat merayap sepanjang 17 kilometer (km). (FOTO: iNews/MUJIB PRAYITNO)
Advertisement . Scroll to see content

Arus mudik masih terjadi di kawasan selatan Jabar karena banyak pemudik melakukan perjalanan pada lebaran hari kedua dengan harapan terhindar dari kemacet. Ternyata, kepadatan masih terjadi. Apalagi banyak warga berkunjung ke objek-objek wisata di selatan Jabar, seperti Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Kemacetan memanjang hingga di pintu gerbang Tol Cileunyi merupakan imbas kemacetan parah sepanjang jalan bypass Cipacing hingga Nagreg dan Limbangan, Kabupaten Garut.

Diberitakan sebelumnya, General Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Thomas Dwiatmanto mengatakan, atas diskresi kepolisian, Jasa Marga melakukan pembukaan akses keluar Tol Gedenage di Km 149 arah ruas Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi). 

"Pembukaan akses keluar Tol Gede Bage di Km 149 arah Cileunyi ruas Tol Padaleunyi guna mengantisipasi kepadatan di jalan nasional Cileunyi yang mulai berdampak pada GT Cileunyi 2," kata Thomas dalam keterangan resminya, Selasa (3/5/2022). 

Pembukaan akses keluar Tol Gede Bage Km 149 A ini dilakukan hari ini, Selasa (3/5/2022) sejak pukul 07.21 WIB, khusus untuk pengguna kendaraan kecil non bus yang menuju Gedebage, Cileunyi via jalur arteri dan Garut via Kamojang.

Untuk mendukung transaksi di akses tersebut, ujar Thomas, Jasa Marga mengoperasikan mobile reader dan petugas tambahan. "Sementara untuk memastikan pengguna jalan terinformasi dengan baik, Jasa Marga telah menyiapkan rambu petunjuk arah, rambu informasi, sosialisasi melalui dynamic message sign (DMS), dan media sosial," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut