Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oksigen Langka, 100 Tempat Tidur Tambahan di RSUD Cikalong Wetan Belum Bisa Dipakai
Advertisement . Scroll to see content

Apotek dan RS di Bandung Barat Kewalahan Penuhi Permintaan Oksigen Medis yang Melonjak

Senin, 05 Juli 2021 - 17:27:00 WIB
Apotek dan RS di Bandung Barat Kewalahan Penuhi Permintaan Oksigen Medis yang Melonjak
Kebutuhan oksigen di masyarakat melonjak seiring peningkatan kasus Covid-19 di KBB. (Foto: Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT - Tingginya kasus Covid-19 sebulan terakhir berimbas kepada melonjaknya permintaan oksigen medis di masyarakat. Pengelola apotek dan rumah sakit di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kewalahan untuk memenuhi permintaan oksigen medis dari keluarga pasien Covid-19. 

Penanggung jawab sebuah apotek di Padalarang KBB Firman mengatakan, setiap hari, 20-30 warga menanyakan oksigen. Itu belum termasuk warga yang menanyakan keberadaan oksigen medis lewat telepon.

"Memang ada peningkatan permintaan oksigen. Kalau pas ada ya kami layani tapi kalau sudah habis, ya paling kami coba arahkan ke apotek lain yang mungkin masih ada stok," kata Firman, Senin (5/7/2021).

Dia menyatakan, sebagian besar warga yang mencari oksigen adalah mereka yang memiliki anggota keluarga atau saudara yang sedang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebab kebanyakan pasien yang sedang isolasi keluhannya adalah sesak napas. 

Apoteknya, ujar Firman, memiliki stok tabung oksigen berukuran satu meter kubik sebanyak 30 unit. Hanya saja karena permintaan sedang tinggi, pengisian dari distributor dibatasi. Paling maksimal 10 tabung dan tidak bisa semuanya langsung diisi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut