Apel Danrem-Dandim, Kasad Ingatkan Tuntutan Tugas Satkowil Kian Berat
“Sebagai konsekuensi logis dari kodrat TNI untuk bekerja tidak berdasarkan kepentingan politik atau golongan, namun demi bangsa dan negara. Momen ini merupakan ujian sekaligus pembuktian komitmen netralitas TNI. Kita harus benar-benar memahami TNI milik nasional, yang berdiri di atas semua golongan,” ujar Kasad.
Dia mengingatkan, berkaca dari jalannya pemilu baik pilpres dan pilkada dalam beberapa tahun terakhir, semua pihak harus mewaspadai terjadinya peningkatan kompleksitas spektrum ancaman terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.
“Semuanya harus berkomitmen untuk mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan bebas dari kerusuhan, demonstrasi, unjuk rasa yang anarkis, maupun konflik sosial yang dapat membahayakan keamanan nasional,” ucapnya.
Sinergi dan kolaborasi yang kokoh antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) serta elemen masyarakat juga merupakan suatu prasyarat mutlak yang harus diwujudkan. Dalam pelaksanaannya, dibutuhkan kecepatan serta ketepatan bertindak dari para Danrem maupun Dandim dalam melaksanakan tugas bantuan kepada Pemda dan Polri.
Diketahui, Apel Danrem Dandim Terpusat Tahun 2018 mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Aparat Komando Kewilayahan Untuk Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019”. Kegiatan ini diikuti oleh 417 peserta.