APBD Terkuras untuk Covid-19, DPRD Ingatkan Pemprov Jabar Prioritaskan Sektor Ekonomi
Toleng pun menyinggung sektor pariwisata yang kini semakin lesu. Dengan kondisi tersebut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyampaikan bahwa Gubernur Jabar hendaknya memperhatikan semua pelaku usaha di sektor ini, terutama yang mengalami kesusahan akibat pandemi.
"Program akselerasi dibutuhkan, bukan pencitraan saja," ujarnya.
Lebih lanjut Toleng mengatakan, Komisi II DPRD Jabar juga sudah mengajukan pelaksanaan program penanggulangan pandemi Covid-19 di Jabar, terutama pada sektor pemulihan perekonomian atas nama pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk sektor kesehatan masyarakat kepada Gubernur Jabar melalui pimpinan DPRD Jabar.
"Saya dikabari dari pimpinan bahwa pertanyaan dan permintaan keterangan sudah disampaikan oleh pimpinan DPRD ke Gubernur dan kita sedang menunggu respons saudara Gubernur," ungkap Ketua Mada PPM Jabar itu.
Toleng menambahkan, situasi darurat saat ini menimbulkan pertanyaan dari tokoh-tokoh masyarakat dan para aktivis di Jabar kepada Komisi II DPRD Jabar.
"Tapi kami taat prosedur, semua hal kami sampaikan ke pimpinan DPRD," tuturnya.
Toleng pun mengaku tidak menghendaki adanya gerakan-gerakan masyarakat seperti aksi demo aktivis ataupun tokoh masyarakat hanya untuk sekadar menunggu jawaban dan kebijakan yang fundamental dan terasa oleh masyarakat dalam situasi darurat ini.
"Semoga dalam waktu dekat ada respons dari saudara Gubernur," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi