Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luncurkan Tim Mudik MNC Media, Ini Pesan Hary Tanoesoedibjo dan Menhub Budi Karya Sumadi
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Kemacetan saat Mudik di Tol, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Ganjil Genap dan One Way

Jumat, 22 April 2022 - 08:00:00 WIB
Antisipasi Kemacetan saat Mudik di Tol, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Ganjil Genap dan One Way
Jasa Marga dan Ditlantas Polda Jabar akan menerapkan rekayasa one way dan ganjil genap di Tol Pasteur jika terjadi kepadatan saat arus mudik. (FOTO: Humas Polrestabes Bandung)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Representatif Office III Jasa Marga Metropolitan Tollroad mengantisipasi menyiapkan rekayasa arus saat terjadi kemacetan panjang saat mudik lebaran 2022 berlangsung. Petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas ganjil genap dan one way di tol.

General Manager Representatif Office III Jasa Marga Metropolitan Tollroad Thomas Dwiatmanto mengatakan, dua rekayasa lalu lintas itu akan diterapkan di titik yang dinilai menjadi penyebab kemacetan. Penerapan dua sistem itu melibatkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Ditlantas Polda Jabar. 

"Rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap fokus diterapkan di gerbang Tol Kalitama (Tol Jakarta-Cikampek), Pasteur dan Cileunyi, (Tol Purbaleunyi) jika terjadi kepadatan," kata Thomas Dwiatmanto seusai apel gelar pasukan di Kantor Jasa Marga Bandung, Rabu (20/4/2022).

Thoman memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 atau Jumat 29 April 2022. "Kami mengimbau, kendaraan truk besar tidak melintas saat arus mudik dan balik berlangsung," ujar Thomas.

Diberitakan sebelumnya, untuk mencegah kepadatan arus lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2022, Polda Jabar melarang truk-truk besar melintas baik di jalan tol maupun arteri mulai 29 April hingga 1 Mei. Petugas akan meminta perusahaan eksepedisi untuk menghentikan aktivitas pada tanggal tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut