Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Sesar Lembang, BPBD KBB Berguru pada Gempa Muril 2011
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Banjir Akibat Debit Air Naik, BPBD KBB Pantau Aliran Sungai Besar

Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:28:00 WIB
Antisipasi Banjir Akibat Debit Air Naik, BPBD KBB Pantau Aliran Sungai Besar
Banjir merendam terowongan di Padalarang menuju Ngamprah, KBB, beberapa tahun silam. (Foto: Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan banjir bandang. Untuk mengantisipasi, BPBD KBB memantau aliran air sungai besar. 

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) dan Lapan, dalam beberapa hari ke depan wilayah KBB menjadi salah satu daerah yang bakal dilanda cuaca ekstrem. 

"Kami waspada akan datangnya cuaca ekstrem seperti yang diprediksikan BMKG dan Lapan. Khususnya bencana hidrometeorologi yang dominan terjadi di KBB," kata Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo, Sabtu (20/2/2021).

Duddy mengemukakan, sebenarnya peningkatan kewaspadaan ini bukan hanya dilakukan sekarang saja. Setiap hari pun personelnya selalu siaga bergantian piket 24 jam mengantisipasi adanya kejadian bencana di 165 desa di KBB. 

Bahkan BPBD KBB sudah sejak 1 November 2020 menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 31 Mei 2021. Seperti waspada banjir, longsor, dan banjir bandang yang memang kerap terjadi khususnya di kecamatan Cisarua, Cipatat, Ngamprah, dan Gununghalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut