Anak Sopir Lulus Cum Laude di IPB University, Firman: Saya Ingin Balas Perjuangan Orang Tua
Firman bercerita ayahnya sopir di sebuah koperasi simpan-pinjam di Pekalongan Jawa Tengah, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa yang bekerja sekadarnya untuk membantu ekonomi keluarga.
"Semula, saya tidak pernah menyangka bisa menjadi mahasiswa di salah satu kampus terbaik di negeri ini. Hingga suatu saat ada pembukaan beasiswa Bidikmisi di SMA. Bidikmisi inilah yang menjadi jalan pembuka untuk meraih mimpi-mimpi saya. Saya menerima beasiswa ini sejak semester pertama di IPB University," cerita Firman.
Firman menyadari, meskipun beasiswa Bidikmisi sangat membantu biaya kuliahnya, tapi jika dibandingkan dengan biaya hidup di Kota Bogor, dirinya harus pandai-pandai mengatur keuangan.
"Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, saya pernah mengajar les privat, dan rajin ikut lomba berharap dapat hadiah," kata Firman.
Pria kelahiran Pekalongan, 17 September 1997 ini juga bercerita tentang pengalamannya menjadi mahasiswa di Sekolah Bisnis IPB University.
"Selama kuliah, jiwa entrepreneur mulai tumbuh. Ilmu Entrepreneur yang diajarkan di Sekolah Bisnis IPB University sangat bermanfaat bagi saya dalam pengambilan keputusan kehidupan sehari-hari. Bagi saya Sekolah Bisnis IPB University adalah sekolah terbaik yang saya temui,“ katanya.
Editor: Kastolani Marzuki