Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waduh, Muncul Dugaan SPK Bodong di Sukabumi Rp25 Miliar, Kejari Dalami Laporan
Advertisement . Scroll to see content

Anak 7 Tahun di Sukabumi Tanpa Anus dan Kelamin Butuh Biaya Pengobatan

Senin, 03 Oktober 2022 - 21:20:00 WIB
Anak 7 Tahun di Sukabumi Tanpa Anus dan Kelamin Butuh Biaya Pengobatan
Kondisi Riyan, bocah 7 tahun di Sukabumi yang lahir tanpa anus dan kelamin. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Riyan Maulana (7), anak dari pasangan suami istri Dedi dan Euis, warga Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, lahir tanpa anus atau atresia ani dan kelamin. Bocah yang tak terlahir di keluarga kurang mampu ini butuh uluran tangan dermawan untuk membiayai pengobatan

Saat ini Riyan sedang berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk berobat lanjutan karena sempat terhenti akibat keterbatasan biaya. Beruntung salah satu lembaga fundraising di Sukabumi, Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) menyalurkan bantuan biaya pengobatan lanjutan Riyan. 

Salah satu pengurus SKP, Wulan Prasetyo mengatakan, saat ini Riyan membutuhkan nutrisi akibat susah untuk makan nasi. Sedangkan untuk dapat menjalani tindakan operasi dibutuhkan kesiapan kondisi fisik sehat dan mental kuat. 

"Untuk biaya pengobatan Riyan saat ini masih bisa ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, tidak menutup kemungkinan ada pembiayaan lain termasuk kebutuhan sehari-hari Riyan dan orang tuanya selama masa pengobatan di Bandung," kata Wulan Prasetyo kepada MNC Portal Indonesia, Senin (3/10/2022). 

Wulan Prasetyo menyatakan, SKP akan berusaha untuk menutupi semua biaya pengobatan yang di luar tanggungan JKN KIS. Saat ini belum terlihat pembiayaannya karena baru dilakukan rontgen, cek laboratorium, dan kromosom. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut