Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : FPI Belum Pastikan Habib Rizieq Bakal Penuhi Panggilan Polda Jabar terkait Megamendung
Advertisement . Scroll to see content

Aliansi Masyarakat Cinta NKRI Tolak Habib Rizieq ke Purwakarta

Senin, 07 Desember 2020 - 15:30:00 WIB
Aliansi Masyarakat Cinta NKRI Tolak Habib Rizieq ke Purwakarta
Massa Aliansi Masyarakat Cinta NKRI menggelar unjuk rasa menolak kehadiran Habib Rizieq di depan Kantor Pemkab Purwakarta, Senin (7/12/2020). (Foto Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Gelombang aksi unjuk rasa menolak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq terus bergulir di Provinsi Jawa Barat. Kali ini penolakan disampaikan warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Cinta NKRI.

Massa Aliansi Masyarakat Cinta NKRI menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Jalan Gandanegara, Kabupaten Purwakarta, Senin (7/13/2020). Mereka mengecam ulama provokatif karena berpotensi memecah belah bangsa.

Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta NKRI Asep Yadi Rudiana mengatakan, mendukung para ulama dan habaib yang menyuarakan persatuan dan kesatuan bangsa dan menolak ulama dan habaib yang selalu menebar kebencian atau fitnah dalam setiap ceramahnya.

"Kami menolak ulama ataupun habaib yang selalu menebar provokasi dan tidak melihat situasi pandemi Covid-19 dengan membuat kerumunan," kata Asep Yadi dalam keterangan resmi, Senin (7/12/2020).

Dia mengemukakan, penolakan terhadap kehadiran Habib Rizieq di Purwakarta didasari alasan munculnya potensi kerumunan massa. Selain itu, orasi Habib Rizieq yang menurutnya kerap provokatif berpotensi memecah belah bangsa. "Kami menolak kehadiran Rizieq Shihab di Purwakarta karena orasinya bersifat memecah belah bangsa," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut