Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyak Pertambangan Ilegal, Kementerian ESDM Benahi Tata Kelola Timah
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Tambang Merajalela Ancam Sumber Mata Air 2 Desa di Cipatat KBB

Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:48:00 WIB
Aktivitas Tambang Merajalela Ancam Sumber Mata Air 2 Desa di Cipatat KBB
Salah satu sumber mata air di Perbukitan Sanghyang tepatnya di Blok Leuweng Hideung, Kecamatan Cipatat, KBB, yang dikhawatirkan akan habis akibat aktivitas tambang yang semakin merajalela. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sumber mata air di Desa Cipatat dan Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), semakin terancam oleh aktivitas tambang. Padahal sumber mata air itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga dan pertanian. 

Ancaman tersebut khususnya dari aktivitas tambang batu kapur di Pegunungan Sanghyang, yang tidak jauh dari kedua desa. Sebab masifnya tambang di Leuweng Hideung, Gunung Guha, Gunung Balukbuk, serta Pasir Batununggal membuat mata air dan debit sungai dari tahun ke tahun terus menurun. 

"Tiap tahun debit air sungai dan mata air terus menurun, kalau aktivitas tambang terus dilakukan sepuluh tahun ke depan mungkin air bisa sulit didapatkan di sini," kata salah seorang petani di Kampung Sirnagalih, Desa Ciptaharja, Jeje (50), Kamis (18/8/2022).

Berdasarkan informasi Gunung Sanghyang dan Leuweung Hideung merupakan hulu dari lima sumber mata air besar. Yakni mengalir ke mata air Cipaneguh, mata air Pasir Sepat, mata air Cisaladah, mata air Ciketung, dan mata air Cijawer. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut