Aktivis Pendidikan Desak Disdik Jabar Ungkap Data Pendaftar PPDB yang Didiskualifkasi
BANDUNG, iNews.id - Aktivis Pendidikan Jawa Barat, Asep B Kurnia alias AA Maung mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar untuk mengungkap data ribuan pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 yang didiskualifikasi. Pasalnya, sejauh ini Disdik Jabar belum merinci daerah mana yang banyak ditemukan kecurangan.
"Saya mau lihat yang 4,791 itu di mana, harusnya transparan terjadi di mana dan konsekuensinya seperti apa. Saya melihat masih aman-aman aja yang sekolah. Saya harap ada transparansi, misal sekolah A berapa yang didiskualifikasi," ucap AA Maung, Selasa (18/7/2023).
AA Maung menilai, dengan data yang tidak transparan, masyarakat akan kebingungan dan menjadi liar. Belum lagi, mekanisme pembatalan ini sendiri tidak dijelaskan juga oleh Kepala Disdik Jabar, Wahyu Mijaya.
"Harus ada transparansi, jangan hanya jumlahnya saja, ini di mana saja kan, terus apa yang sudah dilakukan, didiskualifikasi itu bentuknya apa. Nah bagi siswa yang didiskualifikasi itu tindak lanjutnya seperti apa," kata dia.
Karena itu, AA Maung meminta Wahyu Mijaya untuk bisa segera menjelaskan secara lengkap dan tidak menutup-nutupi data yang telah disampaikan pada publik. Orang tua murid bisa memahami kekurangan PPDB 2023.