“Ya sudah tidak jijik, saya sudah biasa melakukannya, walau kadang airnya kemakan atau keminum. Sudah biasanya, saya anggap rasanya seperti strawberry,” katanya.
Asep mengaku selama ini banyak masyarakat yang memberikan sumbangan untuk dirinya usai melaksanakan tugas membersihkan gorong-gorong. “Tapi saya tidak minta, masyarakat memberikan seikhlasnya. Kalau saya sendiri memang kerja serabutan, kadang perbaiki genteng, gorong-gorong, dan dulu tukang becak,” ujarnya.
Sementara itu Ketua RW 03 nanag Ahmad Zulkarnain mengatakan warga kampung tersebut memang berharap banyak pada Asep untuk membersihkan gorong-gorong jika mampet. Menurutnya ulah masyarakat membuang sampah sembarangan membuat saluran itu sering mampet dan membuat kawasan itu banjir jika hujan deras turun.
“Kalau kami harapannya agar saluran air dibuat semakin lebar, karena ini semakin kecil. Kami juga berharap warga sekitar sini untuk tidak membuang sampah sembarangan supaya tidak banjir kalau hujan deras. Karena yang kena imbas kami,” ucapnya.
Editor: Rizal Bomantama