Diberitakan sebelumnya, jembatan kayu di Kecamaatan Cihampelas, KBB ambruk, Minggu (2/1/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Satu balok penopang jembatan patah akibat telah lapuk sehingga tak kuat menahan beban.
Pelapor Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Habib Bahar Ternyata 4 Orang
Akibat ambruknya jembatan tersebut, ada pengendara motor yang tengah melintas, terjatuh, namun tak sampai menimbulkan korban jiwa. Ambruknya jembatan itu diduga akibat kelebihan beban.
Pasalnya, jembatan terapung penghubung antara Kecamatan Batujajar dengan Cihampelas ini setiap hari dilalui warga, baik jalan kaki maupun menggunakan motor.
Update Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Habib Bahar di Bandung, Jumlah Saksi 50 Orang
Peristiwa ambruknya jembatan sempat viral setelah video amatir yang merekam detik-detik kejadian beredar di media sosial. Dalam video tersebut terlihat pengendara yang berada di depan dan dikendarai oleh ibu-ibu yang sedang memboncengi anaknya tersebut hendak melakukan penyeberangan menggunakan jembatan.
Saat tiba di pertengahan jembatan, tiba-tiba jembatan ambruk dan dua pengendara motor terperosok. Saat motor yang dikendarai ibu dan anak tersebut terperosok, sang anak perempuan menjerit kesakitan. Sebab, selain tertindih kendaraan, juga sempat masuk ke aliran Sungai Citarum.
Kronologi Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Habib Bahar, Berawal dari Ceramah di Bandung
Toyo Sopandi, warga setempat, kejadian tersebut berlangsung singkat. Tiba-tiba bagian tengah jembatan ambruk, diduga karena kelebihan beban. Pengguna jembatan tidak tertib dan tidak ada pengaturan khusus dari petugas jembatan.
"Padahal siapapun yang hendak menggunakan jembatan tersebut baik untuk menyeberang maupun hanya berfoto selfie dikenai biaya sesuai daftar yang tertera," kata Toyo.
Editor: Agus Warsudi