Airlangga Hadiri Haul Almarhumin Sesepuh Buntet Pesantren Cirebon, Dapat Doa Khusus dari Ulama
“Dalam menangani pandemi Covid-19, kita menggunakan pola injak gas dan rem seimbang. Sehinga rakyat masih bisa bekerja, pabrik tidak ditutup, dan ekonomi bisa tetap berjalan,” ujar Airlangga yang didampingi Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily.
Selain itu, tutur Airlangga, dunia sedang menghadapi ketidakpastian baru atau black swan sebagai dampak dari perang Rusia-Ukraina. Black swan artinya peristiwa tidak terduga, melampaui apa yang biasanya diharapkan dari suatu situasi dan memiliki konsekuensi cukup parah.
Berbagai faktor ketidakpastian itu, kata Airlangga, antara lain akibat munculnya varian baru Covid-19, disrupsi rantai pasok global, dan konflik geopolitik Rusia-Ukraina termasuk soal ketegangan yang terjadi belakangan di laut China Selatan.
"Akibatnya pertumbuhan ekonomi global melambat menjadi 4,1 persen sampai 4,5 persen tahun ini," ucap Airlangga yang juga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Watimpres Agung Laksono dan sejumlah fungsionaris Partai Golkar.
Untuk diketahui, Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon dibuka sejak 26 Juli 2022 dan puncaknya pada Sabtu 6 Agustus 2022. Puncak acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an dan sholawat Nabi yang dipimpin langsung oleh KH Rif’at Syahid.
Acara Haul juga dimeriahkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Ahlal Wathon yang dipimpin paduan suara MANU putri.
Editor: Agus Warsudi