Ada 32 Titik Rawan Jalur Kereta Api di Jabar, Rancaekek Banjir, Purwakarta Longsor
Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 2, titik rawan ini berkurang atas kerja keras petugas yang terus melakukan pemantauan dan perbaikan demi kelancaran perjalanan kereta. "Rekan-rekan kami di lapangan sudah melakukan antisipasi dan perbaikan. Alhamdulilah (titik rawan) bisa berkurang," ucapnya.
Menghadapi arus mudik lebaran, ujar Kuswardoyo, PT KAI juga menempatkan personel yang bertugas memeriksa jalur rel dengan cara berjalan kaki dari satu stasiun ke stasiun lain. Jarak yang ditempuh petugas jalan kaki ini cukup jauh, bisa mencapai 6 kilometer atau lebih, tergantung jarak antarstasiun.
"Dia memeriksa semua kondisi saran prasarana, kemungkinan adanya longsoran atau ada baut yang kendor. Itu dia (melakukan pemeriksaan) jalan kaki. Petugas ini biasa jalan kaki tiga jam sekali mengontrol. Setelah tiga jam ada lagi yang memeriksa. Jadi berlapis pemeriksaaanya," ujar Kuswardoyo.
Pengerahan petugas ekstra tersebut, tutur dia, dilakukan untuk memberikan pelayanan PT KAI bagi para penumpang, mengingat traffic kereta di masa mudik lebaran 2022 ini cukup tinggi.
Diketahui jelang Idul Fitri 1443 Hijriah, sebanyak 108.597 tiket kereta di PT KAI Daop 2 telah habis terjual. Ratusan ribu tiket ini merupakan penjualan pada periode keberangkatan 22 April hingga 13 Mei 2022.
PT KAI juga menyediakan kereta tambahan, yakni, Pasundan Lebaran yang akan berangkat dari Stasiun Kiaracondong Bandung, Jawa Barat menuju Surabaya Gubeng pada pukul 08.55 WIB. Selama masa angkutan lebaran 2022 ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung menjalankan 22 kereta Jarak jauh dengan kapasitas penumpang 100 persen.
Sementara untuk kereta lokal, Daop 2 Bandung menyediakan 62 kereta dengan jumlah penumpang yang masih dibatasi sebanyak 70 persen.
Editor: Agus Warsudi