Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos
Advertisement . Scroll to see content

ACT Kirim 7 Kontainer Bantuan Bahan Pangan dari Warga Jabar ke Lombok

Jumat, 10 Agustus 2018 - 11:33:00 WIB
ACT Kirim 7 Kontainer Bantuan Bahan Pangan dari Warga Jabar ke Lombok
Kontainer yang disiapkan ACT untuk mengangkut bantuan dari warga Jabar untuk korban bencana gempa Lombok. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id –  Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat (Jabar) mengirimkan tujuh kontainer logistik yang berangkat dari Bandung menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/8/2018) pagi ini.

Head Of ACT Jabar Adi Nurdiansyah mengatakan, logistik yang dikirimkan berasal dari sumbangan warga yang dikumpulkan melalui lembaga amal untuk kemudian dihimpun dan disalurkan. "Yang kami berangkatkan ini kurang lebih 6.000 paket bantuan pangan yang isinya beras, minyak, dan gula, hasil sumbangan dan donasi masyarakat Jabar. Kami kirimkan langsung sebagai bentuk kepedulian," katan Nurdiansyah, di Bandung, Jumat (10/8/2018).

Dia menjelaskan, ada dua tahap pemberian bantuan yang akan dilakukan ACT, yakni fase emergency dan pemulihan. Pada fase emergency, bantuan yang disalurkan lebih memprioritaskan makanan. Sebab, saat itu kondisi pengungsian masih dalam tahap pencarian dan evakuasi para korban. "Khususnya makanan bagi bayi dan balita. Selain makanan, prioritas kami juga untuk bantuan selimut,” ujarnya.


Selanjutnya fase pemulihan, ACT bersama lembaga amal lain akan membangun kembali fasilitas umum yang rusak akibat gempa, seperti bangunan sekolah, rumah sakit, tempat ibadah dan yang lainnya.

Sementara untuk pakaian, ACT berupaya untuk mengurangi bantuan berupa sandang. Hal ini berkaca saat bantuan bencana banjir yang melanda Garut, pakaian-pakaian yang dikirim masyarakat malah menumpuk dan tidak terpakai. Selain itu juga yang saat ini paling dibutuhkan pengungsi yakni makanan bagi masyarakat dan bayi atau balita.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut