9 Perguruan Tinggi Seni Meriahkan Festival Kesenian Indonesia XI 2021 secara Virtual
Festival Kesenian Indonesia XI 2021 dibagi dalam tiga segmentasi. Antara lain, pertunjukan, pameran (eksebisi virtual) dan seminar internasional. Untuk pertunjukan, menghadirkan konten dari setiap perguruan tinggi seni.
"Yakni karya mahasiswa dengan bentuk pertunjukan inovatif dan memiliki nilai-nilai tradisi dari setiap daerahnya. Melalui karya musik, karya tari, karya teater, dan film dokumenter, yang mencerminkan tradisi serta keberagaman etnik di Indonesia," tutur Ismet.
Segmen pameran yang digelar secara virtual, diisi oleh karya-karya mahasiswa seni rupa dan fotografi dari perguruan tinggi seni se-Indonesia. Konsepnya disusun secara virtual, seperti menjelajah galeri melalui platform Artsteps Virtual Exibithion.
"Bidang karya seni yang dipamerkan adalah seni lukis, patung, kriya, desain mode, fotografi, dan new media art," tuturnya.
Sedangkan seminar internasional menghadirkan praktisi seni baik nasional maupun internasional. Yakni Rektor ISBI Bandung Een Herdiani; Arsenio Nicolas dari University of Mahasarakham, Thailand; Wayan Kun Adnyana Rektor ISI Denpasar.
Kemudian, Andrew Waintraub dari University of Pittsburg; Westerkamp sebagai Curator Southeast Asia, National Museum of Worldcultures, Netherlands; Kathy Foley dari University of California, Santa Cruz; dan Martinus Miroto dari ISI Yogyakarta.
“Segmentasi seminar/konferensi dihadirkan sebagai salah satu ruang produktivitas intelektual yang memberikan persfektif baru khususnya bagi konsentrasi kemajuan dan perkembangan seni budaya yang dilihat dari praktik secara kekaryaan maupun sosial," ucap Ismet.
Editor: Agus Warsudi