798 Usaha Pariwisata di Jawa Barat Bersertifikat CHSE, Siap Sambut Wisatawan Lokal
lKita pasti akan lakukan sampling ya, tidak mungkin seluruhnya. Ya tunggu saja aturannya seperti apa, tunggu kebijakan pemerintah pusat," ujar Kadisparbud Jabar.
Dedi menuturkan bahwa filosofi berwisata di tengah pandemi jauh berbeda dengan tradisi mudik yang kini dilarang pemerintah. Meski begitu, kata Dedi, kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 harus tetap dijaga.
"Filosofi mudik itu ke kampung halaman, kalau piknik ini agak beda. Kaya orang Bandung mau piknik ke Lembang, ini kan beda kategori mudik dengan piknik. Kesiapan atau kewaspadaan harus kita jaga," tutur Dedi.
Diketahui, pemerintah pusat melalui Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, meskipun mudik dilarang, tetapi wisata lokal tetap diperbolehkan dibuka dengan catatan menerapkan prokes yang ketat. Kebijakan itu diputuskan agar nadi perekonomian masyarakat tetap berdenyut.
Muhadjir mengatakan, pergerakan sebelum dan pada waktu Lebaran masih dibolehkan. Itu sebabnya, wisata-wisata lokal dinilai masih dimungkinkan untuk dibuka dengan penerapan prokes secara ketat.
"Kemarin kan sudah mulai ada yang protes, wah mudik dilarang tapi wisata dibolehkan. Iya sebetulnya wisatanya itu dalam rangka Lebaran gitu ya. Jadi, bukan wisata tadi itu wisata dengan destinasi yang jauh tadi itu. Ya kalau orang sudah tidak boleh pergi ke mana-mana ya dibukalah wisata lokalnya agar dia bisa pergi ke tempat-tempat liburan, tapi dengan kepatuhan yang terkendali," tutur Muhajdir, Selasa (20/4/2021).
Editor: Agus Warsudi