Niat Puasa Ramadhan: Arab, Latin, Artinya Lengkap Tata Cara dan Batas Waktunya
3. Berjimak di Siang Hari
Berjimak atau berhubungan badan di siang hari dapat membatalkan puasa. Tak hanya puasanya yang batal, ia pun juga diwajibkan untuk membayar denda atau kafarat.
Adapun, kafarat yang wajib dilakukan adalah puasa selama dua bulan berturut-turut. Jika ia tidak mampu melakukan hal itu, maka bisa diganti dengan memberi makanan pokok senilai satu mud atau setara 0,6 kilogram (3/4 liter beras) kepada 60 fakir miskin.
4. Memasukkan Obat atau Benda Melalui Dua Jalan
Puasa dapat dikatakan batal jika seseorang yang sedang menjalani masa pengobatan. Ia dengan secara sengaja memasukkan benda (Obat atau benda sejenisnya) kepada salah satu dari dua jalan (Qubul dan dubur).
5. Haid dan Nifas
Jika wanita muslimah sedang menjalani puasa Ramadan namun tiba-tiba mendapati dirinya haid dan nifas, maka puasanya batal. Untuk mengganti puasa tersebut, ia wajib mengqadha puasanya di lain waktu.
6. Murtad
Murtad adalah seseorang yang dengan sengaja keluar dari agama Islam. Tatkala seseorang melakukan hal-hal yang sifatnya mengingkari keesaan Allah Subhanahu Wata'ala, maka seketika puasanya batal.
7. Keluarnya Air Mani
Keluar air mani atau sperma jika disebabkan karena bersentuhannya kulit, maka puasanya batal. Namun, jika air mani keluar tanpa sengaja atau di saat mimpi basah, puasanya tetap sah dan boleh dilanjutkan.
Itulah ulasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa menurut Islam. Semoga bermanfaat!
Editor: Komaruddin Bagja