Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Bentrokan Ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi Dipicu Salah Paham
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Bentrok Ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Nomor 5 Bikin Ngelus Dada

Senin, 27 September 2021 - 06:00:00 WIB
6 Fakta Bentrok Ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Nomor 5 Bikin Ngelus Dada
Bentrok antarormas yang terjadi di perbatasan Cianjur-Sukabumi mengakibatkan posko BPPKB Banten terbakar. Selain itu, seorang anggota ormas meninggal dunia dan seorang lainnya luka-luka. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

CIANJUR, iNews.id - Terungkap fakta-fakta bentrokan antarormas yang terjadi di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Kampung Baros RT 03/04 Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Minggu (26/9/2021). Bentrokan tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan seorang lainnya luka-luka. 

Berikut 6 fakta dalam bentrokan antara ormas Pemuda Pancasila dengan ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten.

1. Dipicu kesalahpahaman

Menurut Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan bentrokan terjadi diduga karena kesalahpahaman. Karena pada dasarnya, antara dua ormas tersebut selama ini tidak ada masalah.    

"Bentrokan antarormas ini diduga dipicu persoalan konflik di Sumedang. Sebenarnya untuk di sini tidak terjadi konflik atau persoalan. Kami terus meklakukan penyelidikan dengan mememintai keterangan saksi dan mengamankan barang bukti," kata Kapolres.


2. Posko BPPKB Banten terbakar

Sebuah posko milik BPPKB hangus terbakar dalam bentrokan antara ormas PP dan BPPKB Banten. Tidak hanya itu, sebuah sepeda motor juga rusak dalam insiden bentrokan tersebut.

3. Sweeping anggota BPPKB di Kota  

Pascabentrokan tersiar kabar anggota PP sweeping BPPKB Banten di Kota Sukabumi. Bahkan kabar yang berkembang terjadi pengepungan, namun hal itu tidak sampai terjadi bentrok susulan.

4. Barang bukti diamankan

Sejumlah barang bukti dari insiden ini diamankan polisi. Termasuk juga memintai keterangan sejumlah saksi untuk menmgungkap pelaku dari perusakan serta dugaan penganiayaan hingga salah seorang anggota ormas tewas.

"Kami masih terus meklakukan penyelidikan dengan mememintai keterangan saksi dan mengamankan barang bukti," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut