Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengungkapan Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Mulai Diarahkan pada Aliran Uang Korban 
Advertisement . Scroll to see content

58 Hari Berlalu, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Masih Diselimuti Misteri

Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:49:00 WIB
58 Hari Berlalu, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Masih Diselimuti Misteri
Lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang masih dipasangi garis polisi. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Telah 58 hari berlalu tapi kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, masih diselimuti misteri. Polisi sampai saat ini masih berusaha keras menguak tabir pembunuh keji yang terjadi pada Rabu 18 Agustus 2021 itu.

Perkembangan terakhir, Selasa 12 Oktober 2021, polisi memeriksa rekening almarhumah Tuti sebagai pemilik Yayasan Bina Prestasi Nasional dan rekening almarhumah Amel, sapaan akrab Amelia Mustika Ratu, yang menjabat sebagai bendahara di yayasan itu.

Penyelidikan terhadap rekening kedua almarhumah dilakukan untuk mengetahui aliran dana yayasan. Dengan begitu diharapkan dapat menguak tabir kasus itu. Apalagi jika ditemukan kejanggalan transaksi dan aliran dana di rekening tersebut.

Pada Selasa 12 Oktober 2021, penyidik meminta ahli waris, Yosef Hidayah, suami dan ayah dari almarhumah Tuti dan Amelia datang ke salah satu bank swasta. Begitu juga dengan Yoris Raja Amarullah, anak pertama almarhumah Tuti dan kakak kandung Amel.

Yosef dan Yoris diminta datang karena untuk dapat memeriksa rekening kedua korban, polisi harus membawa ahli waris. Yosef datang ke bank didampingi kuasa hukumnya Rohman Hidayat. Tak lama kemudian muncul Yoris bersama istrinya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut