Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Sekuriti di Kawasan AEON Mall Cikarang Dikeroyok 3 Orang, 1 Pelaku Tewas Ditikam Teman

Jumat, 16 Mei 2025 - 10:10:00 WIB
5 Fakta Sekuriti di Kawasan AEON Mall Cikarang Dikeroyok 3 Orang, 1 Pelaku Tewas Ditikam Teman
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa bersama pelaku yang menikam rekannya hingga tewas saat mengeroyok sekuriti. (Foto: iNews/Didit Junaidi)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Deretan fakta sekuriti di kawasan AEON Mall, Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikeroyok tiga orang. Dalam pengeroyokan tersebut, salah satu pelaku penyerangan tewas lantaran tak sengaja tertikam rekannya, Selasa (13/5/2025) pukul 20.30 WIB,

Dalam kasus ini, polisi menangkap satu pelaku yakni Dasim (40) yang mengeroyok sekuriti dan menikam rekannya hingga tewas. Ada dua perkara dalam satu kejadian tersebut yang ditangani polisi, yakni penganiayaan bersama-sama dan penganiayaan menyebabkan kematian.

Berikut ini beberapa fakta kejadian tragis pengeroyokan sekuriti di kawasan AEON Mall Cikarang berujung tewasnya seorang pelaku oleh temannya.

5 Fakta Sekuriti di Kawasan AEON Mall Cikarang Dikeroyok 3 Orang:

1. Pengeroyokan Berlatar Aksi Balas Dendam

Kejadian ini bermula dari aksi balas dendam ketiga pelaku untuk mengeroyok sekuriti bernama Sadam Husein. Mereka hendak memberi pelajaran kepada sekuriti tersebut lantaran kesal sering ditegur.

"Jadi mereka bertiga ini karyawan di perusahaan tersebut bagian cleaning service yang biasanya sering ditegur sama sekuriti atas nama Saddam Husein, mereka diingatkan kalau merokok jangan sembarangan sebab kalau terjadi apa-apa atau tidak bersih yang ditegur sekuriti," ujar Kombes Mustofa dalam konferensi pers, Kamis (15/5/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut