5 Fakta Bentrok Massa-Polisi di Dago Elos Bandung, Dipicu Kekecewaan
Di lokasi kejadian, polisi mengamati situasi. Massa semakin beringas membakar dan berteriak-teriak. Polisi mencoba melakukan negosiasi dengan massa. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil. Massa tak bergeming. Mereka tetap melakukan orasi dan membakar hingga menjelang tengah malam.
5. Gas Air Mata
Sekitar pukul 22.50 WIB, saat polisi melakukan negosiasi dengan massa agar segera membubarkan diri, tiba-tiba ada lemparan gas air mata. Kejadian ini memicu tindakan anarkistis dari massa. Mereka melempari petugas dengan batu dan botol. Petugas lantas merangsek dan mengejar massa tersebut.
Massa berlarian ke permukiman penduduk. Polisi terus mengejar hingga dalam rekaman CCTV terlihat, polisi mendobrak rumah warga. Polisi menangkap tujuh orang.
Kapolrestabes Bandung Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, dari 7 orang yang ditangkap, 2 warga Dago Elos, 1 kuasa hukum, dan 4 mahasiswa yang bukan warga Dago Elos.
Keempat mahasiswa itu merupakan anggota kelompok tertentu yang dalam setiap aksi selalu mengenakan pakaian serba hitam. Saat ini, 4 dari 7 orang yang diamankan diproses lebih lanjut karena diduga melakukan tindakan anarkistis. Sementara, 3 orang segera dipulangkan.