Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Siswi SD di Sukabumi Gagal OSN Imbas Listrik Padam, Belajar 6 Bulan Sia-Sia
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Banjir Sukabumi Tewaskan Ibu dan Anak, Nomor 3 Memilukan

Sabtu, 08 Maret 2025 - 09:53:00 WIB
5 Fakta Banjir Sukabumi Tewaskan Ibu dan Anak, Nomor 3 Memilukan
Petugas SAR gabungan mengevakuasi ibu dan anak yang tewas akibat banjir di Kampung Gumelar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: MPI/Ilham N)
Advertisement . Scroll to see content

"Semalam saya cek langsung ke pasar, saya tanya ke dia soal anak dan istrinya. Dia bilang istrinya sudah pulang ke Cikakak. Jawabannya selalu sama setiap kali ditanya," ujar Reza, Jumat (7/3/2025)..  

Namun begitu kedua jenazah korban ditemukan, warga menyadari sang suami sudah berbohong. Mereka emosi lantaran melihat Aang tetap menjalankan aktivitasnya di toko kelontongan tanpa menunjukkan kepedulian. Sementara orang lain sibuk mencari korban yang merupakan istri dan anaknya.

5. Jenazah Dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu 

Saat ini, jenazah Santi dan Nurul telah dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut. Kedua korban meninggal akibat hanyut terseret derasnya arus Sungai Cipalabuhan yang meluap masuk ke permukiman warga.

BPBD Kota Sukabumi mencatat banjir melanda di tujuh lokasi, yakni Kecamatan Baros, Jalan Palabuan II, Kecamatan Warudoyong, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Citamiang, Kecamatan Lembursitu dan Kelurahan Cipanengah.

Korban banjir dan longsor ini berasal dari Kecamatan Simpenan, Lengkong dan Palabuhanratu. Perinciannya, satu warga tewas di Kecamatan Simpenan. Kemudian tiga korban hilang di Kecamatan Lengkong dan dua orang di Palabuhanratu (ditemukan tewas). Sejauh ini jumlah warga terdampak bencana banjir dan longsor di Sukabumi masih dalam pendataan dan terus berkembang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut