5 Fakta Abah Juhani, Calhaj asal Majalengka Viral Minta Turun dari Pesawat
Abah Juhani, selain sering lupa ketika menyimpan barang, termasuk uang, dia juga sudah tidak mengenal nilai uang.
"Itu untuk sewa kursi roda saat menunaikan rukun haji. Karena tidak mampu berjalan cepat seperti jemaah lain," kata Nuriah.
Selain uang, anak-anak Abah juga membekali berbagai jenis makanan. Hal itu lantaran si Abah sudah tidak mampu memakan makanan yang keras.
“Karena tidak bisa makan makanan yang keras, saya bekali abon, uyah suuk (semacam oreg kering yang terbuat dari kacang tanah dan garam), dan kecap. Camilannya dibekali biskuit,” ujar dia.
5. Jarang Sakit
Kendati usia sudah renta, tetapi Abah Juhani bisa dikatakan sangat jarang sakit. Itu pula yang diharapkan Nuriah dan adik-adiknya selama sang ayah menjalankan rukun Islam kelima itu. "Ayah itu sosok yang cukup sabar," kata Nuriah.
Patungan uang tunai dan bekal camilan, bukan dua hal bentuk kecintaan Nuriah kepada sang ayah. Saat ini, sejak Abah berangkat, anak-anaknya rutin mengadakan pengajian Yasin di rumah, dengan mengundang tetangga sekitar.
Dengan pengajian itu, berharap sang ayah diberi kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji yang sangat diidam-idamkannya sejak lama itu.
Editor: Agus Warsudi