Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1.200 Personel Dikerahkan di 28 Titik Rawan Bencana Alam di Kabupaten Bandung
Advertisement . Scroll to see content

5 Daerah di Jabar Ini Paling Rawan Bencana Alam, Mayoritas Longsor dan Banjir

Sabtu, 13 November 2021 - 08:23:00 WIB
5 Daerah di Jabar Ini Paling Rawan Bencana Alam, Mayoritas Longsor dan Banjir
Longsor di Kecamatan Cimanggung, Sumedang. Lima daerah di Jabar paling sering dilanda bencana, terutama tanah longsor. (Foto: Basarnas Bandung)
Advertisement . Scroll to see content

Salah satu unsur masyarakat yang dikerahkan, yakni komunitas Jabar Quick Response (JQR). Mereka akan turut terlibat dan terjun langsung ke lokasi bencana untuk menangulangi dampak bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Jabar. "Masyarakat yang tertimpa kemalangan harus segera mendapatkan bantuan," kata Ketua Umum JQR Bambang Trenggono. 

Sebagai langkah persiapan, ujar Bambang, tim JQR sudah mendapatkan pelatihan khusus dari Badan SAR nasional (Basarnas). "Walau telah banyak terjun ke lokasi kebencanaan, tim disaster JQR harus memiliki kemampuan yang tersertifikasi dari Basarnas dan itu bukan hal yang mudah. Butuh proses pembelajaran, baik materi maupun aplikasi di lapangan. Kita ciptakan sumber daya manusia yang profesional dan memadai dalam menghadapi bencana," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan, keterlibatan unsur masyarakat diharapkan dapat mempercepat upaya penanggulangan bencana. Pembinaan SAR Community oleh Basarnas Bandung bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah Jabar dan kesiapsiagaan Basarnas Bandung dalam pelaksanaan operasi SAR.

Bentuk pelatihan yakni sharing pengetahuan dan keterampilan penanggulangan banjir, arus deras, dan danau. "Tentunya dengan semakin banyaknya potensi dan personil yang memiliki keterampilan SAR dan mitigasi kebencanaan semakin memperingan tugas dari institusi seperti Basarnas dan BPBD, kami tidak bisa bekerja sendiri harus ada sinergitas," kata Deden.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut