4.070 Nakes dan 69 Tokoh Masyarakat di Jawa Barat Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
Selain itu, ujar pria yang akrab disapa Kang Emil ini, pada agenda pencanangan vaksinasi, terdapat sejumlah tokoh yang terpaksa menunda divaksin karena tensi darah dinilai terlalu tinggi, sehingga tidak lolos skrining awal.
"Dari 90 (tokoh) yang ditargetkan untuk divaksin, pada hari-H tidak semua bisa disuntik karena tekanan darahnya tinggi. Ada 21 orang yang ditunda, menunggu tensi turun minimal di 140," ujarnya.
Kang Emil juga meyakinkan bahwa tidak ada penolakan vaksinasi Covid-19 di Jabar karena edukasi relatif baik. Meski begitu, dia berharap, manajemen data penerima atau sasaran bisa disesuaikan kepada kesiapan masing-masing daerah.
"Yang datang untuk divaksin tidak 100 persen seperti yang ditargetkan (pemerintah pusat) via SMS. Ini yang akan kami sinkronisasi dengan pemerintah pusat agar Pemerintah Daerah Provinsi Jabar diberi kewenangan lebih besar untuk mengelola siapa-siapa yang divaksin atau tidak, supaya kami mudah melacak," tutur Kang Emil.
Editor: Agus Warsudi