3 Fakta Baru Desa Miliarder Tuban, Rombongan Sales Serbu Sumurgeneng
Branch Manager Auto 2000 Tuban Arie Soerjono mengatakan, 15 unit mobil milik warga Sumurgenung harus diperbaiki karena kecelakaan ringan. "Kecelakaan ringan, mungkin karena masih belajar nyetir," kata Arie.
Selain itu, kondisi jalan sempit di kampung miliarder itu menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan lalu lintas di sana. Beruntung, sampai saat ini belum ada korban yang luka berat dalam kejadian tersebut.
“Kondisi jalan di sana relatif sempit. Akses-akses masuk ke rumah (sempit), sehingga kalau tidak terlalu mahir memang ada potensi yang cukup besar untuk terjadi baret ataupun serempetan,” ujarnya.
Ari menuturkan, mayoritas kecelakaan terjadi di dalam kampung, atau bahkan di halaman rumah sendiri. Penyebabnya sepele, karena panik dan salah menginjak pedal. "Mestinya injak rem, tapi keliru injak gas. Jadinya mobil nabrak pagar atau garasi," katanya.
3. Warga Resah Didatangi Sales Tawarkan Rumah dan Barang Mewah
Popularitas Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban sebagai kampung miliarder mulai menimbulkan masalah baru. Saat ini, warga mulai resah karena banyak sales yang mendatangi mereka setiap hari.