Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Advertisement . Scroll to see content

3 Daerah Rawan Banjir di Karawang, Ternyata Penyebab Utamanya Adalah Hal Ini!

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 22:07:00 WIB
3 Daerah Rawan Banjir di Karawang, Ternyata Penyebab Utamanya Adalah Hal Ini!
3 Daerah Rawan Banjir di Karawang (Foto: Rudi Setiawan).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -  Karawang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang sering mengalami bencana banjir, terutama di musim hujan. Di antara banyak wilayah, terdapat tiga daerah yang menjadi langganan banjir dengan intensitas cukup tinggi, yakni Kecamatan Telukjambe, Karawang Barat, dan Pangkalan. 

Berikut penjelasan lengkap mengenai kondisi terbaru dan faktor penyebab banjir di daerah tersebut.

3 Daerah Rawan Banjir di Karawang

1. Kecamatan Telukjambe (Barat dan Timur)

Kecamatan Telukjambe, yang terdiri dari desa-desa seperti Karangligar, Mekarmulya, Mulyajaya, Wanakerta, Sukaharja, dan Sukamakmur, sering mengalami banjir cukup tinggi. Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet menjadi faktor utama, terutama saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama. Tinggi muka air bisa mencapai 2 meter, menyebabkan puluhan desa terendam dan ribuan warga mengungsi ke tempat aman. Upaya normalisasi sungai dan penanggulangan tanggul sedang dilakukan secara bertahap.

2. Kecamatan Karawang Barat

Wilayah ini meliputi desa Tanjungmekar dan Kelurahan Karawangkulo yang juga rawan banjir. Sistem drainase yang kurang optimal dan hujan lebat menyebabkan genangan air berkadar tinggi. Banjir di wilayah ini mengganggu aktivitas warga serta merusak infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya. Pemerintah setempat terus melakukan perbaikan dan pembangunan drainase.

3. Kecamatan Pangkalan

Di Kecamatan Pangkalan, desa-desa seperti Mulangsar, Ciptasari, Tamanmekar, dan Tamansari sering terkena banjir saat hujan deras mengguyur. Kedalaman genangan bisa mencapai lebih dari satu meter, menyebabkan berbagai aktivitas terganggu dan warga harus mengungsi. Peningkatan pengelolaan drainase dan pembangunan tanggul menjadi fokus upaya pemerintah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut